Showing posts with label Berita pendidikan. Show all posts
Showing posts with label Berita pendidikan. Show all posts

01 December 2012

Bantuan Pendidikan, Jokowi Beri Uang Cash

Jokowi Beri Uang Cash untuk Bantuan Pendidikan

Bantuan Pendidikan, Jokowi Beri Uang Cash untuk Bantuan Pendidikan ini diposting oleh Horiq Sobarqah di blog Jogja Belajar 1 Desember 2012. ( 5.0 )



Pada Hari ini Gubernur DKI, Joko Widodo memulai membagi-bagikan Kartu Jakarta Pintar (KJP) ke sekolah di Jakarta. Nantinya, tiap pemegang kartu bisa mengambil uang via ATM Bank DKI setiap bulannya dengan jumlah berbeda tergantung tingkat pendidikannya.
Kenapa Jokowi lebih memilih memberikan bantuan uang cash dari pada buku atau perlengkapan sekolah lainnya?
"Ya karena kalau bentuknya uang kan nanti bisa fleksibel kan," tuturnya di sela-sela pembagian Kartu Jakarta Pintar (KJP) di SMA Yappenda, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (1/12/2012). Jokowi beranggapan kebutuhan sekolah tiap-tiap siswa berbeda. Nantinya diharapkan siswa bisa memanfaatkan uang tersebut sesuai dengan kebutuhannya. "Anak kadang-kadang udah punya baju, tapi butuh buku, ada yang udah punya buku, tapi butuh untuk transport, kartu ini memang digunakan untuk itu," jelasnya.

Untuk jumlah uang yang diberikan tiap bulan yaitu, untuk SMA atau SMK akan diberikan Rp 240.000, SMP sebesar Rp 210.000 dan SD Rp 180.000. Uang tersebut akan masuk ke Kartu Jakarta Pintar (KJP) yang terintegrasi dengan kartu ATM Bank DKI setiap tanggal 1 setiap bulannya.

Artikel Terkait: Jokowi Beri Uang Cash untuk Bantuan Pendidikan

 Bantuan Pendidikan, Jokowi Beri Uang Cash

14 November 2012

Kampus Indonesia Tembus Peringkat Dunia

8 Universitas di Indonesia Tembus Peringkat Dunia

Kampus Indonesia Tembus Peringkat Dunia, Universitas di Indonesia Tembus Peringkat Dunia di blog Jogja Belajar ini diposting oleh Horiq Sobarqah 14 November 2012. ( 5.0 )




Universitas di Indonesia Tembus Peringkat Dunia, Amerika Serikat berhasil mengambil porsi 60 persen dalam peringkat terbaru yang dikeluarkan Quacquarelli Symonds (QS) World University Rankings 2012. Namun jangan salah, Indonesia pun mampu memasukkan delapan perguruan tinggi pada 700 besar kampus unggul dunia versi QS.

Saat ini unggul dalam kategori 400 besar, Universitas Indonesia menempati posisi 273. Posisi UI terpaut 12 peringkat dengan Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) di peringkat ke-261. Selanjutnya ada Universitas Gadjah Mada (UGM) yang berada di kisaran peringkat 401-450. Prestasi UGM diikuti oleh Institut Teknologi Bandung (ITB) yang bercokol di peringkat 451-500 besar.

Lima perguruan tinggi negeri (PTN) lainnya yang masuk dalam kelompok 700 besar harus puas di peringkat 601+. Kelima PTN tersebut adalah Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya, dan Universitas Brawijaya (UB) Malang.

Di bawah ini urutan PTN Indonesia yang masuk 700 besar QS World University Rankings 2012.
1. Universitas Indonesia (UI) peringkat ke-273
2. Universitas Gadjah Mada (UGM) peringkat 401-450
3. Institut Teknologi Bandung (ITB) peringkat 451-500
4. Universitas Airlangga (Unair) peringkat 601+
5. Institut Pertanian Bogor (IPB) peringkat 601+
6. Universitas Diponegoro (Undip) peringkat 601+
7. Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya peringkat 601+
8. Universitas Brawijaya (UB) peringkat 601+.



Artikel terkait: Kampus Indonesia Tembus Peringkat Dunia



 Kampus Indonesia Tembus Peringkat Dunia

07 October 2012

Membangun Pendidikan Anti Korupsi

Pendidikan Antikorupsi

Pendidikan Antikorupsi

Membangun Pendidikan Antikorupsi, Seiring berjalannya waktu yang heboh akan status KPK saat ini, maka tugas kita adalah membangun kurikulum pendidikan anti korupsi. karena kita tidak bisa terus menerus berupaya untuk pemberantasan korupsi dengan mengandalkan KPK. Cara yang paling jitu untuk mengatasi masalah ini yaitu dengan memasukkan poin-poin anti korupsi pada peserta didik supaya mempunyai akhlak dan paham atas hinanya perbuatan korupsi itu. 
Kemendikbud dan KPK menandatangani nota sepahaman (MoU) untuk meningkatkan kerja sama dan koordinasi dalam pemberantasan tindak pidana korupsi secara lebih efektif sesuai wewenang masing-masing. Penandatanganan dilakukan oleh ketua KPK Abraham Samad dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh di Jakarta, 9 Maret 2012 lalu.
Ruang lingkup kerja sama ini meliputi PAK, penelitian dan pengembangan, pertukaran data dan informasi, Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Program Pengendalian Gratifikasi (PPG), pengaduan masyarakat dan pengawasan serta penertiban barang milik negara.
Menurut Retno Listyarti, Ketua Ketua Ikatan Guru Civic Indonesia (IGCI), mengatakan, perlu adanya semangat antikorupsi dalam kurikulum pendidikan nasional. Pendidikan antikorupsi, menurutnya, penting dan harus disampaikan kepada siswa dengan cara yang lebih kreatif. "Ada dua hal yang belum dimuat kurikulum, semangat multikultural dan antikorupsi. Bukan sekadar hafalan, melainkan sajikan dengan cara tematik dan perluas ruang diskusi," kata Retno saat ditemui Kompas.com di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta, Minggu (7/10/2012).
Sekretaris Jenderal Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) ini juga mengimbau sekolah mulai membuat gerakan siswa untuk mendukung KPK melawan korupsi. Baginya, tak ada alasan sekolah untuk melarang lahirnya gerakan seperti itu karena akan memberi dampak positif untuk nalar dan pembentukan sikap peserta didik. "Jangan kaget kalau ada gerakan murid mendukung KPK memberantas korupsi, dan sekolah tak boleh melarang. Anak SMA bisa diberikan materi yang lebih khusus, tapi anak-anak di SD cukup diberikan asupan untuk melatih kejujuran," katanya.

Sebelumnya, Retno bersama puluhan anggota FSGI ikut bergabung dalam barisan yang menyerukan dukungan pada KPK. Alasannya, pendidikan yang berkeadilan dan berkualitas tak akan terwujud jika pemberantasan korupsi belum selesai dilakukan.

Download modul, buku anti korupsi dari dikti.go.id dibawah ini:

Buku Ajar Pendidikan Anti-Korupsi = Download
Modul Pendidikan Anti-Korupsi = Download 
Surat Edaran Dirjen Dikti tentang Pendidikan Anti-Korupsi = Download


referensi: http://edukasi.kompas.com/
                 http://www.dikti.go.id/ 



Dewan Pendidikan Desak Penyusun LKS Porno Ditindak

Dewan Pendidikan Solo Desak Tim Penyusun LKS Porno Ditindak

LKS Pornografi

Kasus Lembar Kerja Siswa (LKS) Bahasa Inggris siswa kelas VII SMP yang memuat konten yang menjurus pornografi, membuat Dewan Pendidikan Kota Solo (DPKS) geram. Untuk itu DPKS meminta tim penyusun LKS porno ditindak. Ketua DPKS, Ichwan Dardiri, menjelaskan dengan kesembronoan yang dilakukan tim penyusun LKS itu mengakibatkan kegelisahan di masyarakat. Hal demikian menurutnya tidak bisa dibiarkan, agar kasus serupa tidak terulang. Pihaknya meminta agar tim penyusun LKS berkonten porno diberi sanksi.
“Yang paling mudah tim penyusun LKS yang lalai itu tidak usah ditunjuk untuk masuk tim lagi,” jelasnya kepada wartawan, Kamis (4/10/2012). Hal itu bertujuan untuk memberikan efek jera kepada tim penyusun dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) yang dianggap tidak teliti, sehingga meloloskan konten porno pada bahan ajar siswa. “Sebenarnya lucu kalau tim sampai tidak tahu ada konten seperti itu, berarti mereka kurang hati-hati dalam pengecekan,” paparnya.
Selain itu, Ichwan menyarankan untuk proses penyusunan LKS selanjutnya harus lebih teliti. Proses editing dan seleksi konten harus dilakukan lebih jeli. “Untuk sekarang sebaiknya buku yang digunakan guru untuk mengajar diperhatikan, jika memang ditemukan lagi konten yang menjurus ke hal porno, pemerintah harus segera menariknya dari peredaran,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Solo, Sugiaryo, menjelaskan kelalaian tim penyusun LKS itu bisa diberi sanksi jika ada laporan ke Dewan Kehormatan Guru (DKG). Proses pelaporan bisa dilakukan siapa saja yang merasa dirugikan dengan membawa bukti-bukti.
Setelah itu laporan akan diproses dan dilakukan kajian apakah hal itu masuk pelanggaran kode etik atau tidak. “Kalau dinilai pelanggaran tentu bisa diajukan untuk diberi sanksi,” jelasnya saat dihubungi Espos, Kamis (4/10). Lebih lanjut Sugiaryo menjelaskan DKG tidak dapat serta merta memberikan sanksi jika tidak ada laporan, meskipun bukti di lapangan sudah kuat. “Semuanya harus melalui prosedur dulu, kalau langsung diberikan sanksi kasihan juga gurunya, lagi pula kami tidak punya dasar pemberian sanksi,” paparnya.
Sebelumnya, konten porno itu ditemukan di LKS untuk siswa kelas VII SMP berjudul The Real English pada chapter two dengan tema Notice. Siswa diminta untuk mendiskusikan dan menerjemahkan berbagai peringatan yang termuat di halaman 22. Salah satu peringatan yang ada mencantumkan tulisan yang dinilai menjurus unsur porno, yaitu Warning Private Property Keep Out Unless You Have Really Big B***s.
Setelah adanya temuan itu, LKS yang tersebar di SMP Negeri 4 Solo dan SMP Negeri 1 Solo itu ditarik sekolah kemudian dikumpulkan di Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Solo. Pihak sekolah dan Disdikpora Solo selanjutnya menunggu keputusan dan tindak lanjut dari provinsi.
Artikel Terkait : www.harianjogja.com

04 August 2012

Sertifikasi Guru 2012




Guru yang tidak lulus pada Uji Kompetensi Awal (UKA) sedang menjalani pendidikan dan latihan (diklat) yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud). Akan tetapi, tidak semua peserta diklat tersebut dapat mengikuti Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG). Seperti diketahui, UKA merupakan merupakan salah satu tahap yang harus diikuti oleh semua calon peserta sertifikasi guru 2012. Adapun tujuan UKA tersebut untuk mengetahui kemampuan dasar serta profesionalisme seorang guru yang akan mendapatakan sertifikasi. 

Bagi calon peserta sertifikasi guru yang lolos dalam UKA, dapat mengikuti PLPG. Di akhir PLPG, peserta akan diberikan uji kompetensi akhir, yang menentukan lulus tidaknya guru mendapatkan sertifikat pendidik. Sedangkan bagi yang tidak lolos UKA, diberikan pembinaan dan diklat sehingga dapat mengikuti UKA pada tahun berikutnya. Disebutkan, jumlah guru yang mengikuti UKA pada bulan Februari lalu sebanyak 281.019 peserta. Dari jumlah tersebut, 32.226 peserta dinyatakan tidak lulus, dan harus mengikuti pembinaan. Rata-rata, mereka yang tidak lulus adalah guru mata pelajaran matematika dan guru SD. 

Untuk mendownload materi, Kisi-kisi Soal Uji Kompetensi Awal (UKA) Sertifikasi Guru bisa didownload langsung di sini sesuai Jurusan yang anda pilih:


01 June 2012

Pembayaran Tunjangan Guru Siap Diambil Alih

Jakarta, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan membuka kemungkinan mengambil alih pembayaran tunjangan profesi pendidik demi kelancaran. Kepastiannya menunggu hingga Juli atau triwulan kedua pembayaran.

”Kami akan lihat sampai Juli. Jika pemerintah daerah tetap tak bisa membayar lancar, kami akan cari mekanisme lebih baik,” kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh, akhir pekan lalu, di Jakarta.

Tunjangan profesi triwulan pertama 2012 semestinya disalurkan ke rekening pribadi penerima, April lalu. Namun, hingga Minggu lalu, ada yang tak kunjung cair karena tak ada SK pencairan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Menurut Nuh, SK masing-masing direktur jenderal pendidikan dasar dan menengah selesai Maret. Dana pun sudah disalurkan kepada pemerintah provinsi.

Menurut Retno Listiyarti, Sekretaris Jenderal Federasi Serikat Guru Indonesia, Kemdikbud tak belajar dari kesalahan penyaluran tunjangan profesi guru. ”Bukannya makin mudah. Hampir enam tahun pelaksanaan sertifikasi, tak ada perbaikan kinerja dalam sistem pembayaran tunjangan,” katanya.

Pencairan tunjangan profesi bagi guru swasta dan honorer, lanjutnya, sudah ada di beberapa daerah. Besaran tunjangan dipukul rata Rp 1,5 juta per bulan.

Iwan Hermawan, Sekjen Federasi Guru Independen Indonesia, mengatakan, pembayaran tunjangan di Jawa Barat tak merata. Di Kota Bandung belum ada pembayaran. Di kabupaten, seperti Garut, Tasikmalaya, Sumedang, dan Bandung Barat, hanya dibayar dua bulan.

Pemerintah daerah dinilai sibuk mengklarifikasi guru yang memenuhi 24 jam mengajar. Pemenuhan 24 jam mengajar ini dinilai bukan salah guru, melainkan akibat ketidakmampuan pemerintah menata distribusi guru. ”Akibat guru didesentralisasi. Jadi, tunjangan dan gajinya melalui DAU kota/kabupaten sehingga banyak hambatan birokrasi,” kata Iwan.

Triwulan

Berdasarkan keputusan Kementerian Keuangan, pembayaran tunjangan profesi pendidik dibayar per triwulan. Triwulan pertama dibayarkan paling lambat April. ”Dana tunjangan profesi guru itu mengendap. Jadi lahan birokrat untuk memanfaatkan bunga anggaran,” ujar Retno.

Para guru juga dibingungkan dengan keharusan membuka beberapa rekening bank. Selain bank daerah, mereka juga harus punya rekening bank lain. ”Guru dipermainkan untuk soal tunjangan profesi ini,” katanya.

Secara terpisah, Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia Sulistiyo mengatakan, keterlambatan pembayaran tunjangan profesi guru ini akibat kinerja Kemdikbud yang lambat menyelesaikan SK sertifikasi. ”Setelah guru diurusi berbagai unit utama di berbagai ditjen dan badan guru, justru birokrasi guru jadi rumit dan lambat,” katanya. PGRI akan mengadukan Kemdikbud kepada Presiden dan DPR. (ELN)

sumber: kompas.com

Kiat Memilih Kampus Swasta dari Pak Menteri

Universitas negeri masih menjadi tujuan utama sebagian besar siswa yang ingin melanjutkan kuliah. Namun, karena terbatasnya perguruan tinggi negeri, pemerintah hanya menyediakan 600.000 kursi yang akan diperebutkan oleh siswa dari jalur undangan, ujian tulis, serta ujian mandiri.

Siswa yang tidak berhasil masuk ke perguruan tinggi negeri (PTN) tak perlu berkecil hati karena kini cukup banyak perguruan tinggi swasta (PTS) yang memiliki kualitas tidak kalah dengan PTN.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh mengatakan, hal utama yang harus diketahui calon mahasiswa adalah memahami program studi yang akan diambilnya sesuai dengan minatnya. "Siswa harus tahu jurusan yang diminatinya, jangan sampai hanya ikut-kutan," ujarnya.

Kemudian, perhatikan pula kondisi fisik bangunan atau fasilitas kampus dan akreditasi PTS yang dituju.

"Dengan itu, kita bisa menyimpulkan mengenai kualitas. Karena tata kelola yang baik sangat terkait dengan performance akademik kampus tersebut," kata Nuh, Kamis (24/5/2012), di gedung Kemdikbud, Jakarta.

Namun, Nuh juga meminta agar para siswa tidak hanya melihat kondisi fisik dan status akreditasi, tetapi juga atmosfer akademik yang baik di kampus bersangkutan.

"Ada beberapa indikator yang bisa dipakai untuk melihat academic environment. Salah satunya melalui prestasi," pungkasnya.

Lalu, tambahnya, para siswa juga dimintanya untuk memperhatikan struktur pembiayaan di kampus yang akan dipilihnya secara utuh. Sebab, ada beberapa kampus yang memberikan biaya SPP murah, tetapi kredit per semesternya (SKS) mahal.

"Terakhir, kalau mau lebih rinci lagi, lihat siapa yang ngajar di situ. Lihat dosen tetap dan dosen luar biasanya," tutup Nuh.

Sumber:   kompas.com  

Lebih dari Satu Juta Guru Akan Dites Ulang

JAKARTA,  Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan atau Kemdikbud akan melakukan tes ulang kepada lebih dari satu juta guru yang sudah tersertifikasi dan mendapat tunjangan profesi.

Syawal Gultom selaku Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidik Kemdikbud (Kepala BPSDMP dan PMP Kemdikbud) mengatakan, sebanyak 1.020.000 guru itu akan dites ulang sebagai konsekuensi atas peningkatan kualitas mengajar setelah mendapat pendapatan tambahan dari tunjangan profesi.

"Bagaimana perancangan dan pembelajarannya. Dengan tes ulang ini, kita bisa yakin apakah kualitas guru itu naik atau tidak," kata Syawal di gedung Kemdikbud, Rabu (30/5/2012).

Ia menjelaskan, tes ulang yang akan digelar ini berbeda dengan uji kompetensi awal (UKA). Dalam uji kompetensi, guru berjuang untuk mendapatkan kursi pelatihan dan mendapat sertifikasi. Adapun di tes ulangan ini Kemdikbud hanya akan mengevaluasi penguasaan materi ajar dan pedagogisnya.

"Berbeda dengan UKA, ujian ini hanya untuk mengevaluasi," ujarnya.

Walau demikian, sampai saat ini menurutnya jadwal ujian ulangan ini belum ditentukan. Pasalnya, Kemdikbud masih terus mengurus hal-hal teknis, seperti pembuatan soal dan verifikasi data peserta.

Proses ujian sendiri, lanjut Syawal, dapat dilakukan secara online dan offline. Untuk yang online, soal akan dibuat secara acak melalui komputer, dan hasil ujiannya dapat diketahui langsung setelah ujian berakhir.

Namun, peserta di daerah yang belum mempunyai fasilitas tersebut akan melakukan tes secara tertulis.

"Yang pasti digelar tahun ini karena ujian ini dilakukan untuk pemetaan guru yang berkompeten dan belum," ungkapnya.

Sumber :   kompas.com